2 menit baca

Adaptasi Arsitektur Mediterania Pada Desain Rumah

Tak Berkategori

Yukkenalisejarah dan ciri-cirinya dulu sebelum menetapkan desain rumah dengankonsep Mediterania

Asal-Usul Arsitektur Mediterania

Awalnya, kolonisasi Spanyol mengenalkan konsep arsitektur Mediterania di Amerika Serikat. Pada abad ke-16, warga kebangsaan Spanyol membawa gaya bangunan mereka yang khas ke Florida yang notabene wilayah jajahannya. Di sepanjang abad ke 19, gaya arsitektur ini mencapai masa kejayaaannya dan menjadi sangat populer di Amerika Serikat utamanya bagian selatan. Kesimpulannya, Negara Spanyol merupakan pelopor tersohornya tipe arsitektur ini.

Meski demikian, terdapat kesinambungan antara seni arsitektur Spanyol, Romawi, dan Yunani. Seni Romawi banyak mendalangi seni Arsitektur Spanyol. Disisi lain, konsep Romawi sendiri juga terinspirasi dari seni Yunani. Begitu pun dengan adaptasinya di Indonesia, pengaruh peradaban Mediterania ini terlihat pada aksen bangunan dengan inspirasi kombinasi arsitektur Spanyol, Yunani, dan Romawi.

Mengenal Tiga Gaya Mediterania

Bermacam-macam gaya bangunan dengan desain Mediterania banyak digolongkan berdasarkan pemakaian warna-warnanya yang dapat diidentifikasi sebagai berikut:

Gaya Mediterania Yunani

Gaya Mediterania Yunani memadukan warna yang lebih sederhana daripada Italia dan Spanyol yang cenderung menggunakan campuran berbagai warna dan jenis material. Selain itu, arsitektur ini lebih praktis dengan lantai dan dinding halus bewarna putih. Warna lainnya yang umum terlihat pada desain rumah Mediterania Yunani adalah banyaknya unsur biru laut dan biru kehijauan.

Gaya Mediterania Spanyol

Arsitektur ini terpengaruh dari Italia/ Romawi dimana terdapat penggunaan warna yang ramai seperti merah tua, kuning, dan biru cobalt dengan mural mozaic. Gaya ini banyak mempengaruhi perkembangan arsitektur di Indonesia dan Negara Amerika. Beberapa karakteristik gaya Mediterania Spanyol pada desain rumah seperti:

  • Plesteran kasar pada dinding
  • Batuan berwarna kontras
  • Lengkungan pada atas jendela dan pintu
  • Ukiran dan hiasan pada beranda pintu dari batuan alam
  • Bahan tanah liat dengan warna terakota untuk genteng
  • Penggunaan pilar-pilar

Gaya Mediterania Italia

Dalam pengaplikasian warna, gaya Mediterania Italia lebih dominan menggunakan tone warna yang membumi dan lembut seperti jingga, marun, dan coklat. Hal ini menjadikannya lebih kalem daripada gaya Mediterania Spanyol.

Related:Desain Rumah Arsitektur Mediterania Ala Jasa Arsitek Jakarta

Karakteristik Umum Desain Rumah Mediterania

Hal yang paling menonjol dari arsitektur ini adalah lengkungan pada desain pintu dan jendela, penggunaan pilar-pilar tinggi, dan bangunannya rata-rata sangat luas dan megah. Gaya Mediterania adalah yang desain rumah yang paling disukai orang Indonesia. Kenali karakteristik utama dari hunian dengan tipe Mediterania dibawah ini:

Pada bangunan Mediterania, model at


Deprecated: Berkas Tema tanpa comments.php tidak digunakan lagi sejak versi 3.0.0 dan tidak tersedia penggantinya. Harap sertakan templat comments.php dalam tema Anda. in /var/www/jaj.lumbungarchitect.com/htdocs/wp-includes/functions.php on line 6170

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *